Sharing Pengetahuan mengenai Pusat Karir Melalui CCOP 1.0 Batch 3





Siti Maryam Delina Fronika



Sebanyak 31 pusat karir dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Career Center Officer Program (CCOP) 1.0 2019 Batch 3. CCOP ini dilaksanakan dua hari pada Senin dan Selasa, 11 hingga 12 Maret 2019 di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.





Presiden Asosiasi Indonesia Career Center Network (ICCN), Dr. Eng. Bambang Setia Budi, mengatakan CCOP 1.0 merup akan tempat bertukar pikiran, pengetahuan dan berdiskusi untuk seluruh pusat karir perguruan tinggi di Indonesia. Apalagi, menurut data milik ICCN, banyak perguruan tinggi yang sudah memiliki pusat karir, tetapi belum dikelola secara maksimal. Maka melalui CCOP 1.0, perguruan tinggi dengan pusat karir yang sudah berjalan stabil akan berbagi pengalaman dengan tujuan membantu satu sama lain.


"Latar belakangnya dilaksanakannya CCOP 1.0 ini adalah untuk sharing. Pusat karir di indonesia ini sangat beragam, ada yang sudah mapan, ada yang sudah 20 tahun, tapi belum matang. Di luar itu ada yng dua sampai lima tahun, ada juga yang belum memiliki sama sekali. Di sini kita saling sharing dari orang-orang yang sudah berpengalaman," ujar Bambang saat memberikan sambutan dalam acara CCOP 1.0 Batch 3, pada Senin (11/3/2019).


Bambang menjelaskan, tujuan pelaksanaan CCOP 1.0 adalah untuk bersama-sama maju membangun pusat karir yang mapan. Perguruan tinggi yang memiliki pusat karir, bersama-sama slaing membantu perguruan tinggi lain, untuk maju. Tujuannya agar semua perguruan tinggi dapat memiliki pusat karir yang berjalan dengan baik demi kemanjuan bangsa.


"Ini adalah tantangan luar biasa untuk kita. Kita tidak mungkin maju dan berkembang sendiri, bagaimana dengan perguruan tinggi yang lain. Kita berpikir, bagaimana kita berbagi dan bisa berkembang bersama. Bagaimana kita bisa membangun Indonesia tapi tidak maju bersama? Harus kita lembagakan dan organisasikan agar bisa berbagi dengan yang lain, melalui ICCN dan program ini," jelas Bambang.


Sejalan dengan Bambang, Wakil Rektor bidang Kemahasiswa dan Alumni Unhas Arsunan Arsin mendukung kegiatan ini secara penuh. Menurutnya, Unhas mulai fokus pada pelaksanaan karir program. Mengingat betapa pentingnya pusat karir dan tracer study bagi perguruan tinggi, langkah pertama yang dilakukan Unhas adalah mempererat ikatan alumni. Menurutnya, alumni sangat penting dalam mendukung perkembangan perguruan tinggi, di sini pun alumni dapat memberikan pemikirannya mengenai dunia kerja untuk para mahasiswa.


"Kami memang memfokuskan pada karir program. Salah satu yang kita lakukan, kami melakukan tiga kali program Unhas menyapa alumni, salah satunya melakukan membagikan kuisoner. Kita baru mengetahui banyak alumni yang sebenarnya sudah memiliki pengaruh besar di masyarakat, memiliki posisi diberbagai perusahaan. Almamater bisa besar kalo alumninya peduli," ujar Arsunan saat membuka acara CCOP 1.0 Batch 3.


Arsunan berharap, dengan kegiatan seperti ini, peserta dapat saling bertukar pikiran dan menemukan solusi bersama atas berbagai permasalahan dalam pusat karir.


"Saya berharap peserta program ini saling berbagai. Kedepannya mungkin ada acara puncaknya, semoga kita bisa saling belajar. Kita akan berdiskusi pada satu forum dan akan mencari solusinya bersama," ujarnya.