Presiden ICCN: Pusat Karir sebagai Jembatan Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja





30 Agustus 2019



Sabang, ICCN- Pusat Karir merupakan salah satu unit kerja terpenting di dalam sebuah kampus karena menjadi jembatan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja, demikian disampaikan oleh Presiden Indonesia Career Center Network (ICCN) dalam kunjungannya di kegiatan Deseminasi Program Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir/Tracer Study bersama tim Direktorat Kemahasiswaan, Ditjen Belmawa Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Aula Akper Ibnu Sina Kota Sabang, 30 Agustus 2019 yang baru lalu.





Selain itu disampaikan juga bahwa keberadaan unit pusat karir di perguruan tinggi dan Tracer Study saat ini menjadi salah satu unsur sangat penting dalam akreditasi, klasterisasi dan pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia. Sehingga hal ini perlu dan penting sekali untuk dipahami oleh semua pengelola dan pimpinan perguruan tinggi di Indonesia baik negeri maupun swasta.


Hadir dalam kegiatan ini adalah sekitar 50 peserta perwakilan seluruh perguruan tinggi di bawah LLDIKTI wilayah Provinsi Aceh, terutama perguruan tinggi swasta. Dari seluruh peserta perwakilan perguruan tinggi yang hadir tersebut, belum ada satupun yang mendapatkan dana Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir/Tracer Study Kemenristek Dikti 2019. Dari seluruh perguruan tinggi di bawah LLDIKTI wilayah Provinsi Aceh tersebut, sebenarnya sebanyak 4 perguruan tinggi yang mendapatkan dana bantuan tahun 2019 ini namun belum hadir pada saat pemaparan dan diskusi.


Selain itu, dari peserta perwakilan perguruan tinggi yang hadir, hanya ada 2 perguruan tinggi yang sudah memiliki pusat karir selebihnya belum memiliki atau belum mendirikan. Selain itu, juga hanya 4 perguruan tinggi yang sudah menyelenggarakan program penelurusan alumni atau Tracer Study.


Ini menjadi gambaran bagaimana kondisi perguruan tinggi di daerah-daerah di wilayah Indonesia betapa disparitas dan perbedaan yang cukup besar antara perguruan tinggi di wilayah Pulau Jawa dengan wilayah-wilayah lainnya terutama yang jauh dari Pusat. Oleh karenanya, sosialisasi, bantuan dan dukungan dari pihak pemerintah maupun lembaga terkait seperti Indonesia Career Center Network (ICCN) sangat dibutuhkan untuk saling bersinergi membangun dan mensosialisasikan pentingnya lembaga Pusat Karir dan Program Tracer Study di level perguruan tinggi di seluruh wilayah di Indonesia.


Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Direktorat Kemahasiswaan, Ditjen Belmawa Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi setiap tahunnya memberikan Dana Bantuan untuk Penguatan Layanan Pusat Karir dan/atau Tracer Study kepada perguruan tinggi yang mengajukan proposal. Bantuan itu berkisar antara 25-30 juta rupiah untuk setiap proposal dari masing-masing perguruan tinggi. Pada tahum 2019 ini ada sekitar 200 perguruan tinggi baik swasta maupun negeri yang memperoleh dana bantuan dari kementrian ini yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. *