Bandung, ICCN - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengelar Bursa Karir ITS (BKI) untuk memberi kesempatan para fresh graduate mencari peluang pekerjaan di berbagai bidang. Sedikitnya ada 1.000 peluang kerja yang ditawarkan dalam BKI yang digelar di Graha Sepuluh Nopember ITS selama dua hari ini, yakni mulai 20-21 Maret 2018.


Perhelatan yang juga didukung oleh PDAM Surya Sembada Surabaya ini diikuti 40 perusahaan nasional dan multinasional. Acara ini dihelat oleh Subdirektorat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Mahasiswa atau Student Advisory Center (SAC) yang berada di bawah Direktorat Kemahasiswaan ITS.


Rektor ITS Joni Hermana mengatakan, dalam sebuah pekerjaan terdapat dua unsur elemen, yakni saling memilih dan membutuhkan. "Kedua unsur ini menjadikan para pekerja dan perusahaan membentuk simbiosis mutualisme," kata Joni di Surabaya, Rabu (21/3).


Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya Mujiaman Sukirno mengungkapkan, saat ini perusahaan yang paling berperan adalah perusahaan yang melayani masyarakat. Dalam era yang makin canggih ini, kata dia, digitalisasi dan optimasi diperlukan untuk mempercepat pelayanan.


"Pelayanan dipercepat karena kebutuhan pelanggan harus segera dilayani," ujar Mujiaman.

Ketua panitia BKI ke-35, Arief Abdurrakhman, mengatakan, BKI kali ini berbeda dengan sebelumnya. Salah satunya terdapat pada pendaftaran member secara on the spot, sebelumnya hanya bisa melalui daring.


Arief juga menuturkan, apabila mendaftar sebagai member dalam BKI ini maka mendapat keuntungan yang lebih. Salah satu keuntungannya adalah lebih cepat mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan.


Selain itu, lanjut Arief, pada BKI kali ini juga diberikan fasilitas pelatihan job skill training untuk para job seeker. "Training ini berisi tentang cara penulisan CV (curriculum vitae) dan interview yang benar," kata Dosen Departemen Teknik Instrumentasi ITS ini.


Arief menargetkan sekitar 10 ribu job seeker akan datang selama gelaran BKI ini. Menurut dia, dengan banyaknya peminat, tingkat kompetisi yang terjadi rata-rata akan tinggi. Karena, dari 10 ribu job seeker, yang diambil nantinya hanya 1.000 tenaga kerja.


Arief menambahkan, sesuatu yang menarik dalam acara BKI kali ini yakni adanya Industrial Gathering. Acara ini merupakan penguatan kerja sama antara industri dan perguruan tinggi.


"Dalam acara ini kita mengundang seluruh kepala departemen, beberapa direktur, beberapa wakil rektor, dan seluruh perwakilan perusahaan yang mengikuti acara BKI ke-35 ini," ujar Arief.​


Harapan Arief, dengan adanya kerja sama dari perusahaan, dapat terbentuknya penguatan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi. Sehingga, lebih banyak fresh graduate ITS yang mampu bersaing dan diterima di beberapa perusahaan tersebut.


SUMBER : REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA